jasa instalasi smoke detector di jakarta

Kebakaran 25 Rumah di Grogol, Warga Sempat Dengar Dua Kali Ledakan

Kebakaran menghanguskan 25 rumah tinggal di Jalan Dr Muwardi, Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (9/8/2021). Warga setempat mengaku sempat mendengar suara ledakan kala kebakaran berlangsung. “Ada dua sampai tiga kali ledakan,” kata Ketua RT 14 Hendry didalam sebuah video, Selasa (10/8/2021). Hendry mengaku tak jelas tentu kronologi kejadian. Ia cuma mendengar bunyi ledakan yang diikuti sambaran api. Baca juga: 25 Rumah Tinggal di Grogol Dilalap Api, Kebakaran Diduga dikarenakan Kompor Gas “Posisi saya ulang makan. Terus saya dipanggil tolong ambil apar (alat pemadam api ringan) tapi tepat dilihat sudah gede itu api,” jelas Hendry.

Dapatkan informasi, ide dan insight di e mail kamu. Daftarkan e mail Sementara sebelumnya, Lurah Grogol Henni Agustini menyatakan bahwa seorang warganya bernama Wiwi mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut. Kata Henni, api dianggap berasal dari rumah Wiwi. Baca juga: 180 Korban Kebakaran di Kelurahan Grogol, Senin Malam https://mabruka.co.id/blog/2020/04/15/instalasi-fire-alarm/ ,

Mengungsi “Dia sudah dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras ya, luka bakar 50 persen,” jelasnya. Sementara, Yati, kakak ipar Wiwi yang tinggal satu rumah bersama dengan Wiwi, menyatakan bahwa Wiwi tengah memasak nasi sesaat sebelum saat kejadian. “(Wiwi) ulang matang nasi di kompor gas, tiba-tiba bocor gasnya langsung ngegolak itu api,” kata Yati didalam sebuah video. Menurut Yati, gas yang digunakan Wiwi adalah gas bervolume tiga kilogram. Api, kata Yati, bersama dengan cepat menyebar. Pasalnya, bangunan di permukiman tempat Yati dan Wiwi tinggal biasanya gunakan tripleks sebagai bahan dasarnya. “Ada suara (ledakan) di sini sudah api semua,” jelas Yati. Suara ledakan terhitung didengar oleh Ali (45), seorang warga yang tengah melintas ketika kebakaran terjadi.

“Saya baru pulang, nggak lama bunyi bledug. Itu nggak lama asap saya lihat,” jelas Ali. Diketahui, sedikitnya 180 orang warga terdampak kebakaran ini. “Ada kurang lebih 45 KK (kepala keluarga) jadi kurang lebih 180 orang yang terdampak. Tapi ini belum information final dikarenakan tetap menyatukan juga,” kata Henni. Posko pengungsian, menurut Henni, tersebar di beberapa titik. Sebelumnya, warga sempat diarahkan untuk mengungsi di satu titik terpusat di GOR Grogol.

Namun, lantaran lokasi GOR Grogol jauh dari rumah warga, maka dibuat lokasi pengungsian lainnya. “(Lokasi pengungsian) terbagi-bagi, ada di Mushala Asrotul Mukminin, rumah FKDM bersiap juga, RT terhitung siap nampung dan beberapa mengungsi di rumah tetangganya kanan kiri,” kata Henni. Menurut dia, para pengungsi sudah mendapat sejumlah perlindungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Sosial DKI Jakarta. Sejumlah obat-obatan terhitung sudah di terima pengungsi dari puskesmas setempat. “Kalau saat ini yang tetap dibutuhin busana didalam untuk pengungsi dan diapers (popok) untuk anak,” kata Henni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *